Lintang Media, 2021. Pandemi mengajarkan kita pentingnya mencuci tangan. Anak-anak dalam usianya yang masih dini rentan terhadap infeksi kuman dan virus. Penyebaran kuman dan virus dapat terjadi di mana saja. Baik pada saat anak-anak sedang bermain, belajar, atau dalam aktifitas lainnya. Maka dari itu diperlukan pencegahan terhadap penyebaran virus dan kuman. Salah satunya, menjaga kebersihan dengan cara mencuci tangan dengan benar.
Maka dari itu untuk menciptakan kebiasaan yang baik, orang tua sering kali perlu cara kreatif agar pengalaman mencuci tangan menjadi lebih menyenangkan.
Jelaskan tujuan untuk mencuci tangan.

Anak perlu diberitahu bahwa tujuan mencuci tangan adalah membersihkan kuman-kuman yang tak terlihat oleh mata. Mencuci tangan merupakan salah satu cara untuk menjaga diri dari segala penyakit. Kebiasaan ini sangat penting untuk diperkenalkan sejak kecil agar menjadi sebuah kebiasaan yang baik.
Baca artikel lainnya:
Memilih Masker untuk Anak pada Masa Pandemi
Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak sejak Dini
Memberi contoh mengenai kebiasaan mencuci tangan.

Anak selalu belajar dari hal yang ia temui sehari-hari. Mereka juga memiliki kemampuan untuk mencontoh apapun yang dilakukan oleh orang-orang di sekitarnya. Hal ini menjadi salah satu cara untuk mengajarkan mereka pentingnya kegiatan mencuci tangan. Sehingga pastikan kita juga rutin melakukan kegiatan ini ya.
Variasikan dengan menyanyi.
Seperti yang kita ketahui, cara mencuci tangan yang benar adalah dengan menggunakan sabun selama 20 detik dan membasuhnya dengan air yang mengalir. Namun tantangannya, bagaimana cara agar anak kita betah selama 20 detik mencuci tangan? Tentunya ada acara yang menarik, salah satunya ajak anak bernyanyi selama mencuci tangan. Kegiatan ini akan terasa menyenangkan dan asik bagi buah hati.
Menggunakan wadah atau bentuk sabun yang unik.

Di pasaran sangat mudah ditemukan sabun yang dibuat khusus untuk mencuci tangan dalam bentuk dan kemasan yang unik. Anak-anak biasanya akan tertarik dan senang dengan hal seperti ini. Hal ini juga dapat mendorong anak kita untuk bersemangat dalam mencuci tangan.
Sabar dan konsisten dalam menuntun anak mencuci tangan.
Sama seperti orang dewasa, anak-anak pun butuh penyesuaian waktu untuk kegiatan rutin yang baru. Tetap sabar dan konsisten dalam mendampingi anak, karna hal ini akan membangun kebiasaan yang baik baginya di masa yang akan datang.
Selain hal di atas, anak juga harus diberi penjelasan serta tata cara mencuci tangan yang benar. Tidak sekadar tangan menyentuh sabun dan membilasnya dengan air. Berikut ini adalah tata cara mencuci tangan yang benar menurut Kementrian Kesehatan!
Sebelum mencuci tangan dengan sabun, pastikan tangan mereka sudah dalam kondisi basah. Selain itu, sediakan juga sabun khusus cuci tangan dan air yang mengalir. Langkah selanjutnya ialah cara atau metode mencuci tangan yang tepat:
1. Menggosok telapak dan punggung tangan secara bergantian dan menyeluruh.

Telapak tangan dapat menjadi “sarang” kuman yang paling besar. Maka dari itu saat mencuci tangan dengan sabun saling gosokan telapak tangan yang satu dengan telapak tangan lainnya untuk menghilangkan bakteri. Selanjutnya adalah mencuci bagian punggung tangan. Cara membersihkannya, anak-anak bisa menggosok punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan. Sebaliknya, punggung tangan kanan dibersihkan dengan cara digosok menggunakan telapak tangan kiri.
2. Membersihkan punggung jari dengan gerakan memutar di atas telapak.
Langkah ini memastikan agar bagian punggung jari juga ikut dibersihkan dan dapat terkena busa sabun secara maksimal. Pada langkah ini, kita hanya perlu meletakkan punggung jari tangan kanan di atas telapak tangan kiri dengan posisi saling mengunci. Selanjutnya, putar-putarkan punggung jari tersebut di atas telapak tangan. Lakukan hal yang sama untuk tangan sebaliknya.
3. Jempol kanan digosok memutar oleh telapak kiri & sebaliknya.
Cara melakukan langkah ini adalah dengan menggenggam jempol kiri menggunakan telapak tangan kanan. Gosok memutar selama beberapa kali, lalu lakukan untuk tangan sebaliknya. Selain itu, giliran jempol kanan yang digosok memutar menggunakan telapak tangan kiri.
4. Kuncupkan jari dan putar di atas telapak tangan.
Kuku jari juga menjadi salah satu bagian yang rawan menjadi sarang kuman. Untuk itu, anak-anak perlu membersihkannya saat sedang mencuci tangan. Caranya, kuncupkan jari tangan kanan di atas telapak tangan kiri, lalu putar selama beberapa kali. Lakukan hal yang sama untuk tangan sebaliknya. Tentunya beri perhatian pada kuku jari, alangkah baiknya kuku jari dalam kondisi yang pendek dan sudah terpotong.
5. Bilas tangan hingga bersih.
Langkah terakhir setelah melakukan semua gerakan di atas adalah membilas tangan dengan air mengalir hingga bersih. Pastikan tidak ada sisa sabun yang menempel pada tangan ya.
Yuk, ajarkan anak cara mencuci tangan dengan baik dan benar. Tangan yang sehat, akan menjaga kita dari berbagai virus berbahaya. Tuliskan komentarmu pada kolom di bawah ini ya.
Editor: Anisa Sari Asih


















