Lintang Media, 2021. Masak bersama anak merupakan kegiatan yang bisa kita lakukan untuk mengisi waktu luang. Selama di rumah aja, kita perlu mengajak buah hati beraktivitas bersama agar mereka tidak merasa bosan. Selain itu, melibatkan anak dalam kegiatan sehari-hari bisa mendekatkan hubungan orang tua dan anak. Kegiatan seperti bersih-bersih rumah, menyapu halaman, menyiram tanaman, bahkan masak bersama anak juga bisa menjadi pilihan menarik untuk dilakukan.
Tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas memasak bersama anak. Apa saja sih tips untuk memasak bersama anak dengan nyaman dan aman? Yuk simak hal berikut.
Higienitas atau kebersihan.

Kebersihan dapat kita ajarkan sejak dini pada anak. Sebelum memasak, kita perlu mencuci tangan lebih dahulu, serta bahan makanan yang akan diolah. Bisa dimulai dengan mencuci sayuran, buah, dan bumbu masakan yang akan digunakan seperti bawang dan sereh. Dalam proses ini ayah bunda dapat mengenalkan nama-nama sayuran, warna dan juga manfaat yang terkandung di dalamnya. Setelah memasak, ajak anak untuk mencuci peralatan memasak yang sudah digunakan. Selanjutnya, bisa dengan merapikan meja dan membersihkan lantai bersama. Anak tentu saja akan terlatih kepekaannya terhadap kebersihan, keteraturan dan juga terbiasa bertanggung jawab.
Penggunaan peralatan masak.

Saat di dapur, kenalkan pada anak benda atau peralatan apa saja yang akan digunakan seperti kompor, pisau, dan wajan. Jelaskan juga bagaimana cara menyalakan kompor dan mematikannya, juga untuk alat yang lain. Ceritakan sembari memberi contoh cara kerja alat tersebut dengan hati-hati. Pastikan juga anak mengerti dan tahu bahaya dari alat tersebut. Kemudian berikan penjelasan kapan dan bagaimana alat tersebut digunakan agar anak tidak menganggapnya sebagai mainan.
Baca artikel lainnya:
Pengaruh Makanan Instan pada Si Kecil, Seberapa Bahaya?
Mengenalkan Coding pada Anak sejak Kecil
Berikan pengalaman memasak.

Dalam melakukan kegiatan bersama anak, izinkan ia untuk terlibat dalam prosesnya. Mulailah dari hal-hal sederhana seperti mengupas kulit bawang putih, mencuci buah dan sayur atau memetik herbs dengan tangannya sendiri. Hal ini akan melatih motorik dan kesabaran anak. Ia juga akan merasa dihargai karena dianggap mampu membantu ayah ibunya. Kenangan seperti ini akan menjadi penting bagi anak pada waktu yang akan datang.
Sebaiknya perhatikan hal berikut saat memasak bersama anak:
Dapur tetap bisa menjadi tempat yang berbahaya bagi anak, pastikan hal-hal di bawah ini tetap diperhatikan dan tidak luput dari pengawasan orang tua ya.
Pergi ke dapur tanpa pengawasan.
Berikan pengertian kepada anak bahwa dapur bukanlah area bermain. Sehingga perlu ditemani oleh orang tua jika anak hendak ke dapur. Banyak benda tajam dan juga elektronik yang berbahaya bagi anak. Sehingga perlu pengawasan orang dewasa.
Menggunakan benda tajam.
Kenalkan batasan pada anak mengenai alat masak yang boleh digunakan dan mana yang tidak. Seperti pisau atau benda tajam lainnya. Berikan anak kita alat masak yang aman untuk mereka gunakan.
Memegang benda panas.
Anak kita adalah peniru yang ulung. Saat kita memindahkan sup atau bahan masakan yang sudah matang dalam kondisi panas, anak kita mungkin juga ingin meniru melakukannya. Berikan penjelasan pada anak bahwa ia bisa melakukannya juga ketika sudah lebih besar.
Sudah siap mengajak anak untuk bersenang-senang di dapur? Ceritakan pengalaman mu di kolom komentar ya. Jangan lupa bagikan juga tulisan ini kepada kerabat untuk berbagi tips ya.
Editor: Anisa Sari Asih


















