Home Tech Mengenalkan Coding pada Anak sejak Kecil

Mengenalkan Coding pada Anak sejak Kecil

Author

Date

Category

Lintang Media, 2021. Teknologi saat ini telah menjadi bagian yang penting, coding pada anak pun menjadi salah satu topik yang cukup sering diperbincangkan. Tak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak pun telah memahami manfaat dan keseruan dalam menggunakannya. Sebagai orang tua, kita juga perlu mengantisipasi kondisi ini agar tidak gaptek atau gagap teknologi di depan anak. Dengan demikian, kita bisa mengarahkan anak-anak kita untuk lebih siap berdampingan dengan manfaat dari teknologi itu sendiri.

Ternyata ada ilmu komputer yang bisa diajarkan sejak masih anak-anak yaitu coding atau bahasa pemrograman. Coding merupakan kegiatan belajar untuk membuat program komputer yang meliputi penguasaan bahasa pemrograman. Hal ini sangat baik untuk membantu anak mengembangkan kemampuannya menggunakan logika. Saat ini, coding bisa dipelajari secara otodidak baik melalui buku, e-book hingga aplikasi smartphone yang banyak beredar di Play Store. Bahkan banyak anak-anak usia dini yang mulai mempelajari logika coding. Pastikan prosesnya tetap menyenangkan ya.

Berikut beberapa pendapat terkait usia yang sesuai bagi anak untuk mempelajari coding.

Baca artikel lainnya:
Tips Merawat Anak dengan Kebutuhan Khusus, Apa Saja?
Pengaruh Makanan Instan pada Si Kecil, Seberapa Bahaya?

Usia 12-15 tahun

Boys playing computer with his friends
Anak remaja laki-laki di depan layar komputer. Photo by cottonbro from Pexels

Menurut ahli coding, memasuki usia sekolah menengah merupakan salah satu waktu yang baik untuk mengenalkan anak pada bahasa pemrograman namun tetap dengan cara yang menyenangkan dan tanpa tekanan. Hal ini dikarenakan ada banyak kasus, di mana anak dengan usia yang lebih muda, diberi pelajaran coding. Hal ini justru membuat mereka tak menyukai proses kegiatan belajar itu sendiri. Anak-anak tersebut mengalami stres karena berpikir terlalu keras sehingga justru menjadi bumerang bagi mereka. Itulah sebabnya menjadi penting untuk menjaga proses belajar yang menyenangkan dan membuat anak tetap menikmati prosesnya.

Pembelajaran coding untuk anak SMP bisa dimulai dengan membuat game dengan level pemula atau berbagai jenis permainan ringan lainnya.

Usia 5 tahun

kid busy playing puzzle
Anak laki-laki bermain puzzle. Photo by Kelly Sikkema on Unsplash.

Pada usia ini anak memasuki tahapan sangat ingin tahu akan berbagai macam hal. Jika mereka berminat pada teknologi, orang tua bisa mengenalkan tentang coding. Kurikulum yang mereka pelajari pun adalah kurikulum yang cenderung ringan. Pembelajaran coding pada usia ini juga harus dilakukan dengan metode yang asyik dan santai. Sehingga anak diharapkan tetap bisa mengikuti pelajaran coding dengan baik dan menyenangkan.

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mempersiapkan anak-anak pada usia ini untuk menghadapi era teknologi adalah dengan membekali kemampuan berpikir komputasional (computational thinking). Melalui computational thinking, anak-anak akan belajar bagaimana suatu masalah dapat diurai menjadi masalah yang lebih sederhana yang nantinya dapat dieksekusi oleh komputer. Logika inilah yang digunakan sebagai dasar untuk mendalami coding.

Usia 1-5 tahun

Baby playing puzzle in tab
Balita bermain dengan teknologi. Photo by Kelly Sikkema on Unsplash.

Pada usia di bawah lima tahun menurut ahlinya anak belum cukup mampu untuk diajarkan coding. Hal ini dikemukakan oleh Bartek Wasik, pendiri Koding Next Indonesia, bahwa pada usia balita, anak masih belum bisa dan mampu untuk diajarkan coding atau bahasa pemrograman.

Pada usia balita hanya akan dikenalkan dengan teknologi robot sembari melatih otaknya untuk mengembangkan logikanya. Selebihnya pembelajaran coding akan diberikan selepas usia 5 tahun.

Menurut kamu usia berapa yang pas untuk mengenalkan anak pada bahasa pemrograman atau coding nih? Tuliskan jawaban mu pada kolom komentar di bawah ini ya.

Editor: Anisa Sari Asih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here