Lintang Media, 2021. Teknologi kini menjadi sebuah hal yang hampir dinikmati di semua kalangan dan usia. Tak jarang biasanya kita menemukan anak-anak hingga lanjut usia sudah sangat akrab dengan kecanggihan teknologi ini, seperti penggunaan smartphone maupun gadget canggih lainnya. Namun apakah memberikan gadget dan membiarkan anak-anak terutama ketika usia balita adalah sebuah keputusan yang bijak? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pastikan alasan yang kuat sebelum memberikan gadget.

Banyak sekali alasan kenapa orang tua biasanya memberikan gadget pada anak. Ada yang memang ingin memperkenalkan teknologi sejak usia dini, ada yang menggunakan gadget sebagai alat pengalih perhatian agar anak bisa lebih tenang dan diam untuk berfokus pada gadget saja (biasanya ketika orang tua sedang sibuk dengan kegiatan mereka). Namun ada juga yang justru sebisa mungkin menghindari anaknya dari paparan gadget hingga usia tertentu. Di sisi lain jika anak sudah memasuki usia 10 tahun ke atas lalu meminta memiliki gadget, orang tua perlu mencari tahu apakah anak memang sudah butuh karena keinginan sendiri, atau tuntutan lingkungan karena teman-temannya.
Apakah sudah sesuai dengan kebutuhan teknologi anak?

Penggunaan gadget untuk anak sangat bergantung dari kebijakan orang tua itu sendiri. Apakah memberikan gadget tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan? Atau hanya orang tua saja yang melihat gadget sebagai salah satu solusi agar anak lebih “tenang”?. Hal ini perlu benar-benar diperhatikan karena anak usia dini dan di bawah 10 tahun seharusnya belum membutuhkan penggunaan gadget dengan skala yang cukup sering. Namun jika usia anak sudah lewat 10 tahun dan memang memiliki alasan yang kuat maka tentu saja itu diperbolehkan. Misalnya untuk mengetahui kegiatan anak ketika sedang tidak bersama orang tua. Bisa juga jika anak memiliki ketertarikan yang kuat terhadap teknologi, maka orang tua perlu membicarakan kesepakatan dan komunikasi yang lebih jelas kepada anak soal penggunaan dan kepemilikan gadget.
Baca artikel lainnya:
Pentingnya Peran Ayah Dalam Tumbuh Kembang Anak Laki-laki
Aneh Tapi Nyata, Kisah Kelahiran Bayi Kembar di Tahun yang Berbeda
Komunikasikan kesiapan anak memiliki gadget.

Orang tua perlu membicarakan mengenai tanggung jawab kepada anak jika mereka telah menggunakan gadget. Hal ini baik bagi kesadaran mereka terhadap barang-barang yang mereka gunakan agar bisa menjaganya dengan baik. Orang tua juga perlu memberikan penjelasan mengenai berapa lama penggunaan gadget yang diizinkan, agar anak tidak lupa waktu.
Sebelum berikan teknologi anak, pertimbangkan risikonya.

Jika anak telah mengenal dan bahkan meminta untuk memiliki gadget, maka tentu saja ada risiko yang harus diperhatikan. Misalnya akses internet yang bisa masuk ke mana saja. Hal ini bisa diawasi dengan pemasangan filter aplikasi oleh orang tua serta sering melakukan pengecekan terhadap gadget anak. Juga keselamatan anak itu sendiri. Anak-anak yang memiliki dan membawa gadget sangat mungkin menjadi incaran tindak kejahatan, terlebih jika saat di tempat terbuka dan ramai. Harus sangat waspada dan hati-hati ya!
Nah, sudah pada tahu ‘kan hal yang perlu dipertimbangkan oleh orang tua sebelum mengenalkan teknologi dan memberikan gadget kepada anak. Bagaimana menurut pendapatmu? Yuk tuliskan komentarmu di bawah!


















