Home Tips Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak sejak Dini

Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak sejak Dini

Author

Date

Category

Lintang Media, 2021. Salah satu tugas orang tua yang cukup penting adalah mengenalkan literasi keuangan pada anak sejak dini. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa pendidikan sekolah sudah cukup untuk bekal anak di kemudian hari nanti. Pemikiran tersebut salah besar, orang tua perlu mendidik anak mengenai hal-hal yang tidak mereka dapat di sekolah. Seperti hal yang berkaitan dengan dirinya sendiri, misalnya mengenai pengelolaan keuangan pribadinya.

Hal ini perlu dilakukan agar anak paham bagaimana menggunakan uang dengan bijaksana. Bisa dengan mengajak anak untuk menabung, melakukan kegiatan wirausaha bersama, hingga membuka tabungan pribadi. Tentu saja semua ini dilakukan dalam pengawasan orang tua ya. Yuk kita simak, cara mengenalkan literasi keuangan pada anak, ada apa saja ya?

Memberikan contoh kepada anak.

Parents give little girl money
Ibu memberikan uang kepada anak. Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels

Anak akan selalu melihat dan meniru perilaku yang dilihatnya sehari-hari. Oleh sebab itu, jika kita ingin anak-anak kita berhemat, maka kita juga harus memiliki kebiasaan tersebut. Berhemat bukan berarti kemudian menjadi pelit ya, tetapi membagi setiap pos keuangan dengan bijaksana dan sesuai dengan kebutuhan. Jelaskan mengapa kita perlu berhemat hingga dia mengetahui manfaatnya.

Baca artikel lainnya:
5 Resep Makanan ala Xabiru, yuk Ajak Anak Mencoba
Lirik Lagu Naik Delman Lagu Anak Indonesia

Memperkenalkan uang melalui permainan.

playing monopoli game
Mengenalkan uang pada anak melalui permainan. Foto oleh cottonbro dari Pexels

Mengenalkan keuangan pada anak bisa dilakukan dengan berbagai cara yang menyenangkan. Salah satunya lewat permainan. Permainan yang bisa kita lakukan bersama anak untuk belajar literasi keuangan adalah monopoli. Melalui permainan ini kita bisa mengenalkan pada anak mengenai manajemen keuangan dengan cara yang menyenangkan. Biasanya anak juga akan lebih gampang memahaminya jika dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Berikan anak uang saku harian agar ia terbiasa mengatur keuangan.

Percayakan dan latih anak dengan memberi jatah keuangan harian. Setelah ia terbiasa untuk mengatur keuangannya dalam sehari, berikan uang saku mingguan lalu bulanan secara berkala. Hal ini dilakukan agar anak lebih berfikir untuk belajar mengatur pengeluarannya setiap hari dalam seminggu.

Ajari perbedaan keinginan dan kebutuhan.

Beri tahu anak mengenai perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Hal ini dilakukan agar ia tidak membuat pengeluaran yang buruk karena lupa membedakan antara apa yang sebenarnya mereka butuhkan dengan apa yang sebenarnya mereka inginkan.

Menabung merupakan salah satu contoh literasi keuangan anak.

little girl saving
Membiasakan anak untuk menanbung sejak dini. Photo by Annie Spratt on Unsplash

Ajarkan dan ajak anak untuk membiasakan menabung setiap hari dari sisa uang sakunya. Sehingga tidak semua uang yang diberikan akan langsung dihabiskan. Tentukan tujuan bersama, setelah tabungan terkumpul cukup banyak, bicarakan akan dipakai untuk apa, agar menambah semangat lebih untuk anak.

Membuat game saat menabung juga dapat meingkatkan semangat anak. Tantang mereka untuk menghemat jumlah uang yang ditentukan setiap bulannya. Jika mereka berhasil, maka akan memenangkan bonus dari anda. Berikan selalu apresiasi pada anak atas usaha mereka untuk menabung.

Mengajak anak melakukan wirausaha bersama.

Two little girls in front of the shop
Mengajak anak melakukan simulasi jual beli. Photo by Hao Rui on Unsplash

Berjualan atau melakukan wirausaha adalah salah satu jalan terbaik untuk mengajarkan anak perihal keuangan dan menajemen. Anda bisa mengajarkan anak berjualan dengan mengadakan garage sale atau membuat game. Seperti jika ia membantu anda dalam urusan rumah tangga, akan diberikan sejumlah uang. Mereka dapat belajar bagaimana proses mendapatkan uang dari hasil kerja keras sendiri. Sediakan mereka ruang untuk belajar bernegosiasi, tawar menawar, dan mengumpulkan uang yang ada.

Gimana? Tidak sulit bukan mengajarkan literasi keuangan pada anak? Beritahu sedini mungkin cara untuk mengatur keuangan pada anak, untuk siap menghadapi dunia nyata di masa mendatang, selamat mencoba.

Jangan lupa tulis komentar dan bagikan juga tulisan ini kepada kerabatmu ya.

Editor: Anisa Sari Asih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here