Lintang Media, 2021. Tingginya angka kelahiran selama masa pandemi Covid-19 membutuhkan perhatian bagi kesehatan ibu hamil dan bayi. Peningkatan angka ibu hamil ini juga terjadi di Indonesia. Mendengarkan musik klasik dipercaya mampu menjaga dan memberikan pengaruh positif bagi keduanya. Selain itu, musik klasik menjadi salah satu jenis musik yang mampu membantu perkembangan otak janin. Tak heran jika banyak sekali anjuran bagi ibu hamil untuk rajin mendengarkan musik klasik. Berikut beberapa alasan mendengarkan musik klasik bagi ibu hamil memiliki manfaat yang positif bagi kandungannya.
Musik klasik mudah dicerna oleh janin

Musik klasik dipercaya mampu memberikan efek yang menenangkan. Ibu hamil dan janin yang sedang di dalam kandungan juga lho. Tempo dan struktur nada yang teratur membuat musik klasik mudah dicerna. Saat usia kehamilan mulai memasuki trimester kedua, musik klasik dapat memberikan efek yang lebih baik karena telinga janin sudah berkembang.
Baca Artikel Lainnya:
Sebelum Memilih Daycare Untuk Anak, Yuk Perhatikan Faktor Berikut
Bangun Pola Makan Anak dengan Langkah yang Tepat
Lantunan musik klasik bagi ibu hamil mampu merangsang perkembangan janin

Secara teori, rangsangan suara berupa musik pada masa kehamilan merupakan hal yang baik. Kegiatan ini membentuk pola tidur, keterampilan bahasa yang lebih tajam, dan peningkatan perkembangan kognitif. Sebuah penelitian dilakukan pada janin yang didengarkan musik selama 70 jam dalam beberapa minggu. Penelitian ini dilakukan pada trimester akhir kehamilan. Hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar musik klasik di dalam rahim lebih cenderung memiliki perkembangan fisik dan mental yang lebih positif setelah lahir. Enam bulan kemudian, bayi-bayi ini lebih maju dalam hal perkembangan linguistik, intelektual dan motorik daripada bayi yang tidak menerima stimulus musik selama masa kehamilan.
Musik klasik mampu menurunkan stress pada ibu

Selama masa kehamilan, tak jarang tubuh ibu mengalami perubahan hormon. Seringkali ibu dihadapkan pada perasaaan cemas serta mengalami stres. Mendengarkan musik klasik ternyata dapat membantu menurunkan tingkat stress tersebut. Hal ini juga akan berpengaruh baik secara langsung maupun tidak langsung pada perkembangan si janin. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Chung-Hey Chen dari College of Nursing di Kaoshiung Medical University Taiwan. Ia menyebutkan bahwa terapi musik mampu menurunkan tingkat kecemasan dan juga stres selama masa kehamilan.
Mempererat hubungan orang tua dan calon buah hati

Musik juga berperan sebagai media penghubung. Selain itu, musik juga menjadi alat komunikasi antara sesama manusia sebelum adanya bahasa. Mendengarkan musik bagi ibu dan buah hati bisa menjadi salah satu cara untuk membangun hubungan dan ikatan yang penuh cinta dan kasih di antara keduanya.
Wah, ternyata mendengarkan musik klasik selama masa kehamilan bisa menjadikan perasaan ibu lebih tenang serta memberikan banyak manfaat juga pada calon buah jati ya. Yuk, bagikan tulisan ini untuk para calon ibu di sekitramu ya.


















